Baca Juga:Dinsos Bakal Sanksi Pendamping PKH dan TKSK Terbukti Politisasi Bansos
"Banyak anggota PKH semua dikasitau, memang bilang kalau tidak ada suara untuk Hj Nirna akan dihapuskan memang itu PKH, tidak dapat PKH," ungkap salah seorang perempuan dalam video yang telah beredar.
Sementara Bawaslu Kota Kendari merespon terkait permasalahan tersebut, saat ini sedang melakukan penelusuran untuk mengetahui kejelasan informasi tersebut.
Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin memgaki sudah merespon itu, telah memanggil Panwas Camat dan Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) Mandonga.
"Kemudian sudah kami perintahkan untuk melakukan penelusuran dengan sasaran pertama mencari dulu perempuan itu, bisa kita telusuri lebih jauh lagi dari mana informasi yang diadapatkan atau dari mana diandengar itu sesuai pengakuannya di video," ujar Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin. (A)
