“Dan ini tidak pernah ada sentuhan dari pemerintah, karena ini banjir bukan baru sekarang tapi dari dulu sejak saya SMP, sekarang sudah umur 27,” keluhnya.
Dalam keterangan tertulis, sebelumnya Aris Yunatas selaku Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara telah mengimbau agar warga Kota Kendari dan sekitarnya bersiaga sebab kemungkinan akan terjadi banjir susulan akibat hujan yang mengguyur.
Baca Juga: Pasca Banjir Bandang, Warga Kampung Salo Kekurangan Air Bersih
"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 20.20 Wita," sebutnya, Jumat (8/3/2024).
Wahyudi selaku Hubungan Masyarakat (Humas) Badan SAR Nasional (BASARNAS) Kendari, mengimbau apabila dalam fenomena banjir ini terjadi sesuatu yang mengancam jiwa, agar segera melaporkan ke pihaknya untuk segera diberikan pertolongan.
