"Kalau di pasar untuk tiga komoditi ini sudah sangat mahal, terlebih harga beras yang saat ini alami kenaikan harga," ungkapnya, Sabtu (4/11/2023).

Selanjutnya, salah satu warga asal Desa Guali, Kecamatan Kusambi, Muhisa mengatakan dengan pasar murah ini ada poin plus minusnya. Yang mana di pasar murah masyarakat bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak ketika berbelanja komoditi yang disiapkan oleh pemda, tetapi ia juga khawatir dengan pedagang di pasar tradisional.

Pasalnya, ketika pasar murah diselenggarakan masyarakat berbondong-bondong untuk berbelanja di pasar murah, sehingga pedagang sembako di pasar tradisional saat itu jualannya tidak laris.

"Hari ini, pasar murah dilaksanakan di Guali sehingga pedagang sembako di sini sepi pembeli, akhirnya menunggu lagi tiga hari ke depan untuk laku kembali," ungkapnya.

Sementara itu, beberapa warga yang ditemui mengatakan menurut informasi yang didapatkan di pasar murah itu akan disediakan komoditi bawang merah, sehingga banyak masyarakat yang berburu untuk membeli bawang merah, karena harga bawang merah di pasar saat ini juga mengalami kenaikan harga, akan tetapi komoditi tersebut tidak tersedia saat digelar pasar murah.