MUNA BARAT, TELISIK.ID - Pekerjaan drainase dan pemasangan gorong-gorong di Desa Kombikuno, Kecamatan Napano Kusambi, diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, menyebabkan beberapa rumah warga tergenang air.
Hatong, salah seorang warga Desa Kombikuno, mengungkapkan kekhawatirannya. "Proyek ini diduga tidak sesuai spesifikasi teknis sehingga menyebabkan genangan air di rumah warga," ujarnya.
Proyek pembangunan drainase tersebut didanai oleh APBD Kabupaten Muna Barat tahun 2024, dengan Kontraktor Pelaksana CV Permata Wambona Group. Proyek ini memiliki nomor kontrak 600.1.3/40/SPK/DISPUPR-SDA/VIII/2024 dan nilai kontrak sebesar Rp 176.800.000,00.
Genangan air yang timbul telah menimbulkan keprihatinan warga, mengingat pekerjaan proyek ini belum selesai dan tidak memenuhi standar yang seharusnya diikuti.
Air yang seharusnya mengalir ke pembuangan malah meluap hingga ke depan rumah warga, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
