MUNA, TELISIK.ID - Warga beberapa desa di Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, mengeluhkan rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet).
Warga menilai pembangunan Sutet sangat membahayakan kesehatan, khususnya rumah-rumah yang dilalui jaringan.
"Radiasinya sangat berbahaya," kata La Kanse, warga Desa Mabhodo, Kecamatan Kontunaga, Jumat (23/9/2022).
Di sisi lain, ganti rugi tanaman yang dilalui jaringan Sutet, tidak sesuai dengan pembicaraan saat sosialisasi. Di mana, untuk pohon aren dengan ukuran besar, ganti ruginya disepakati sebesar Rp 2,5 juta per pohon. Namun saat pembayaran ganti rugi disamaratakan mulai dari ukuran besar, sedang dan kecil sebesar Rp 600 ribu. Begitu juga dengan tanaman lainnya.
"Orang tua saya salah satu penerima ganti rugi. Untuk satu pohon arennya diganti rugi hanya Rp 600 ribu," ungkapnya.
