Pemerintah lokal juga mewajibkan tiap masjid memajang bendera nasional dan menghentikan azan dengan alasan untuk mengurangi 'polusi suara'. Bahkan seluruh alat pengeras suara di 355 masjid di sana kini diturunkan.
China selama ini menerapkan aturan keras kepada warga muslim di Xinjiang, jauh di sebelah barat, dengan alasan untuk mencegah ekstremisme agama dan separatisme.
Kini warga muslim Hui khawatir mereka juga akan mengalami nasib sama. "Anginnya kini bergeser dalam beberapa tahun terakhir," kata seorang imam senior yang tidak ingin diketahui namanya. "Terus terang saya takut mereka akan menerapkan model Xinjiang di sini."
"Mereka ingin muslim lebih sekuler, mencabut Islam dari akarnya," kata sang imam.
"Hari-hari ini anak-anak tidak dibolehkan percaya pada agama, hanya pada komunisme dan partai."
