Menurut data statistik pemerintah pada 2012 ada hampir 10 juta warga muslim Hui atau separuh dari jumlah keseluruhan warga muslim di Negeri Tirai Bambu. Januari lalu pejabat lokal menandatangani dekrit yang memastikan tidak ada orang atau organisasi yang 'mendukung, membimbing, anak kecil menuju masjid buat belajar Alquran atau praktik agama.
"Saya tidak bisa bertentangan dengan keyakinan saya. Islam harus dipelajari dari buaian sampai liang lahat. Sejak seorang anak sudah bisa belajar bicara, kita harus mengajari mereka kebenaran," kata sang imam kepada AFP. "Rasanya perlahan-lahan kita seperti kembali ke masa Revolusi Kebudayaan."
"Beijing menyasar anak-anak buat memastikan tradisi keagamaan musnah seraya pemerintah mengatur segala urusan ideologi," kata William Nee, peneliti China di Amnesty International. (C)
Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim
Editor: Fitrah Nugraha
