"Sejak subuh tadi habis makan sahur, di depan ruko saya terdengar orang saling teriak dan melempari ruko kami, bahkan saya sempat didatangi karena dikira saya mau ambil gambar dan menunjuk CCTV yang terpasang di depan ruko. Kami ketakutan dan tidak berani keluar," ungkap Ariyani

Hingga berita ini ditayangkan belum ada warga yang berani membuka ruko mereka. Namun untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, ratusan anggota kepolisian dari Polresta Kendari melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup. (A)

Reporter: Thamrin Dalby

Editor: Haerani Hambali