“Ini bukti nyata suasana banjir di Lota Kendari hari ini, yang disebabkan oleh proyek pedestrian. Sepanjang jalan MTQ banjir semua, semua saluran sudah tersumbat akibat proyek pedestrian,” kata Hasanuddin.
Hasanuddin mengatakan bahwa sebelum adanya proyek tersebut, kawasan eks MTQ tidak pernah mengalami banjir.
“Proyek ini tidak ada asas manfaatnya, hanya merugikan masyarakat Kota Kendari dan menyebabkan banjir,” ujarnya.
Kapasitas penampungan air yang terbatas dan pembangunan yang tidak memadai, menurut Hasanuddin, sebagai penyebab utama masalah ini.
“Pedestrian eks MTQ Kendari seperti kolam renang kalau hujan,” keluh warga Kendari lainnya, Alif, sambil berharap Pemkot Kendari segera mencari solusi untuk mengatasi banjir yang sering terjadi, terutama saat musim hujan.
