Namun, janji tersebut tidak terealisasi hingga pertemuan kembali digelar pada Kamis (10/2/2026) dua pekan lalu.
Kondisi di lapangan sempat memanas akibat kekecewaan masyarakat terhadap sikap camat yang tidak membawa solusi nyata, serta mangkirnya Pj. Kepala Desa dari hadapan publik.
Atas hal tersebut, pihak camat menyerahkan sepenuhnya penyelesaian sengkarut tata kelola desa ini kepada masyarakat melalui jalur hukum.
Di kesempatan sama tokoh pemuda setempat, Hasman, mengungkapkan bahwa carut-marut kepemimpinan Pj. Kepala Desa Tampara sudah berlangsung lama.
Baca Juga: Lampu Padam di Sejumlah Wilayah Kota Baubau, Warga Sahur dalam Kegelapan
