Baca juga: Minim Tunjukkan Gejala, Jumlah Anak Terpapar COVID-19 di Jatim Melonjak
Pria yang juga pekerja swasta ini mengungkapkan, sekolah adalah tempat untuk mendidik anak agar menjadi generasi penerus bangsa, bukan malah menjadikan tempat isoman bagi pasien COVID-19.
“Pemkot Surabaya tentunya bisa berkirim surat ke Pemprov Jatim untuk meminjam asetnya yang ada di Surabaya untuk tempat isoman. Yang penting jangan sekolah. Kami wali murid secara tegas menolaknya,” tandasnya.
Pemerintah Kota Surabaya memproyeksikan, setiap kelurahan segera memiliki tempat isolasi bagi warga yang positif COVID-19. Dengan begitu, ke depan, tidak ada lagi pasien isolasi mandiri yang tidak tertangani dengan tepat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, untuk realisasinya, tempat isolasi di kelurahan rencananya diletakkan di gedung sekolah yang sangat representatif karena ada AC dan memiliki ruang yang cukup luas. Setiap kelurahan akan mendapat jatah 30 bed dan akan ada pendampingan dari tenaga kesehatan. (B)
