Ia juga mengaku kesal terhadap pihak SPBU yang mengizinkan orang luar wilayah datang membeli BBM tanpa rekomendasi jelas seperti ini.

"Kami tidak sedang mempersalahkan orang yang beli. Tetapi yang patut disalahkan itu sebenarnya SPBU. Kok sudah tau aturan malah masih mengizinkan," tutur Rober kesal.

Senada dengan itu, salah satu warga yang ikut menahan dua perahu, Silvester Kumpul mengatakan, penahanan itu hanya sekedar ingin meluruskan aturan supaya jangan korbankan banyak orang.

"Kita hanya mau luruskan aturan karena pembelian BBM dengan jumlah banyak seperti ini ada aturannya, yakni rekomendasi dari dinas terkait. Kami juga tidak mempersalahkan perahu ini yang muat, tetapi SPBU di sana yang disalahkan," tutur Silvester.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta para pemilik BBM untuk berkordinasi dulu dengan pihak kepolisian sebelum dua perahu tersebut melanjutkan perjalanan.