KENDARI, TELISIK.ID – Ratusan warga Tapak Kuda berunjuk rasa di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu (5/11/2025). Mereka meminta Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, mengambil langkah pasti untuk membantu menyelesaikan konflik lahan Tapak Kuda.

Massa menuntut kejelasan hasil konstatering lahan sengketa di kawasan Tapak Kuda setelah pelaksanaan agenda tersebut pada 30 Oktober 2025 lalu, yang dinilai belum memberi kepastian hukum.

Pantauan di lapangan oleh tim telisik.id, dalam aksi tersebut tampak hadir perwakilan Presma BEM UHO, Kuasa Hukum warga Tapak Kuda, Abdul Razak Said Ali, perwakilan Ketua RT, serta sejumlah ibu-ibu yang ikut berorasi sambil memegang poster bertuliskan “Tidak Ada Konstatering, Tidak Ada Eksekusi.”

Baca Juga: Plt Rektor UHO Ingatkan Wisudawan Tak Berburu PNS

Sebelumnya, pada Selasa (4/11/2025), ratusan warga Tapak Kuda mendatangi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kendari untuk bertemu dengan Ketua PN Kendari. Mereka menuntut kejelasan atas konstatering yang telah dilakukan PN Kendari pada Kamis (30/10/2025) lalu.