"Nantinya dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk tahapan relokasi warga terdampak letusan Semeru,” jelasnya.
Untuk proses relokasi, kata bupati yang juga politisi PKB, saat ini telah dilakukan transisi peralihan rekonstruksi dan rehabilitasi, akan dibangunkan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak yang dibangun di belakang lahan hunian sambil menunggu hunian tetap dari pemerintah.
Baca Juga: Setelah Bupati, Kadis Nakertrans Muna jadi Narasumber Talkshow Nasional
Sementara itu, dari data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) diketahui, saat ini ada 48 warga meninggal dunia akibat letusan Gunung Semeru. Sedangkan warga yang masih pencarian ada 9 orang dengan jumlah pengungsi keseluruhan sebanyak 10.655 jiwa.
Sebelumnya, Wapres RI KH. Ma’ruf Amin saat berada di Bandara Juanda Surabaya memastikan bahwa pemerintah menyiapkan lahan seluas 90,98 hektare milik Perhutani untuk merelokasi rumah warga yang terdampak letusan Semeru.
