KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah masyarakat kini menunggu aksi unjuk rasa atau demo, yang dijanjikan oleh para anggota legislatif di DPRD Sultra terkait rencana kedatangan 500 TKA China, yang akan dipekerjakan di Morosi Kabupaten Konawe.

Reaksi tersebut merupakan harapan warga terhadap DPRD Sultra, di saat rencana kedatangan 500 TKA China ke Sultra ini telah dapat persetujuan dan tak dapat lagi ditolak oleh Pemerintah pusat, sebagaimana yang tertuang dalam surat Kemenaker tertanggal 15 April, yang ditandatangani Plt Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker, Aris Wahyudi.

"Kita harap para anggota dewan bisa mencegah kedatangan TKA China itu, kalau perlu dengan demo sesuai dengan yang dikatakan, karena kecil harapan Pemerintah Pusat bisa menolaknya," kata Rahmat, seorang warga Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Jumat (1/5/2020).

Baca juga: Ketua DPRD Sultra Siap Pimpin Demonstrasi Tolak 500 TKA

Pelaku UKM Kota Kendari ini melanjutkan, kedatangan TKA ini jelas sangat merugikan daerah karena merebut lahan pekerjaan masyarakat setempat yang jelas-jelas saat ini terjadi PHK massal.