Belum lagi, tambah dia, TKA ini berasal dari negara pusat COVID-19. Meskipun ada penjagaan kesehatan yang ketat, tapi bisa saja mereka menghadirkan virus, karena virus ini bisa saja menjangkiti orang namun tanpa gejala.

"Memang ini kebijakan tak jelas, kita warga setempat dibatasi keluar rumah, ini malah TKA dibolehkan ke sini. Maka kita tunggu saja DPRD itu yang katanya akan membela rakyat," lanjutnya.

Senada dengan itu, salah satu warga asal Konawe, Mohammad Ardy Agung mengungkapkan, seluruh wakil rakyat wajib turun aksi untuk menolak kedatangan TKA asal China ini.

"Jadi, jika ada wakil rakyat atau politisi atau siapapun yang setuju atau tiba-tiba setuju atas kedatangan mereka, patut diduga ada transaksi oligarki di belakangnya," tegasnya.

Reporter: Fitrah Nugraha