"Sementara BUMDes ini tidak aktif, tidak ada programnya yang jalan. Sedangkan lapangan tidak ada perubahan yang signifikan," tutur warga yang enggan disebutkan namanya itu.

"Kalau lapangan sepak bola ini hanya digali kolam, itu pun tidak habis Rp 50 juta. Lapangan voly dan takraw hanya diplur kembali pake campuran, masa menghabiskan anggaran puluhan juta?" imbuhnya.

Masyarakat setempat berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar menyikapi persoalan ini secara serius. Karena, menurut mereka, dana desa (DD) adalah uang rakyat yang dititipkan kepada pemerintah agar digunakan untuk kemaslahatan masyarakat.

Baca Juga: Mutasi Pejabat Digodok, Bupati dan Wabup Muna Tegaskan Jangan Percaya Oknum yang Janjikan Jabatan

"Semoga (Bupati Muna Barat) Pak Darwin bisa memerintahkan inspektorat supaya dilakukan audit secara menyeluruh," harapnya.