Baca Juga: Lahan Pasar Wakuru Sempit, Kadis Perdagin Minta Camat Tongkuno Cari Lahan Baru

"Apa bila memang ada penyelewengan tentu harus ditindak lanjuti, warga ingin memiliki pemerinta desa yang bagus. Kami akan terus kawal kasus ini," ucapnya.

Terkait dengan penjabaran dari berbagai item kegiatan tersebut, masyarakat menduka ada indikasi penyalaguanaan dana desa dari pemerintahan desa, kemudian tidak ada transparansi terhadap badan pemberdayaan desa (BPD) maupun masyarakat setempat.

Baca Juga: Wujudkan Pembangunan Tahun 2022, Manggarai Optimalkan Lagi CSR

Pihaknya menilai, ada beberapa paket kegiatan pembanguan desa, dana COVID -19 dan jenis pengadaan lain diduga tidak sesuai di lapangan.