Saat berita ini ditulis, jumlah cuitan terkait tagar #RakyatButuhNewPresident menembus angka 7.229 tweet.
Pengguna Twitter menganggap new normal sebagai salah satu langkah pemerintah untuk membiarkan rakyat bertarung sendiri melawan COVID-19, sehingga virus tersebut dinilai akan menjatuhkan rezim.
"Kasus corona virus saatnya utk menjatuhkan rezim pembohong, maling negara, memiskinkan rakyat
#RakyatDukungNewPresident," tulis Indra Papih Gunawan dalam akun Twitternya.
"Jika pemimpin sudah berdusta kepada rakyat dan itu jelas-jelas di depan mata kita, lantas apalagi yang diharapkan kepadanya?
