“Dulu itu memang Kabuto sudah jadi makanannya kita sehari-hari. Orang tua dulu banyak mengandalkan singkong karena tanah di Muna itu kan banyak yang berbatu, jadi kalau hanya menanam jagung sedikit penghasilan,” katanya.
Proses pembuatan Kabuto memerlukan beberapa tahapan sebelum singkong siap dikonsumsi. Pengolahan dimulai dengan mengupas dan mencuci singkong, kemudian menjemurnya hingga kering. Setelah itu, singkong dibiarkan sampai warnanya berubah menjadi kehitaman melalui proses alami.
Wa Ita menjelaskan, singkong yang sudah dikeringkan belum bisa langsung dimasak. Bahan tersebut perlu direndam terlebih dahulu agar teksturnya kembali lunak sebelum dikukus hingga matang.
“Kalau kita buat Kabuto itu tidak langsung bisa dimakan. Singkong dikupas dulu, habis itu dicuci, kemudian dijemur sampai kering. Setelah itu dibiarkan sampai dia warna kehitaman. Kalau sudah mau dimasak, biasanya direndam dulu supaya agak lembek, baru dikukus sampai matang,” jelasnya.
Berikut cara membuat Kabuto khas Muna:
