KUPANG, TELISIK.ID - Saat ini wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di periode musim hujan. Pemerintah dan masyarakat diminta untuk selalu waspada dengan adanya perubahan iklim yang berpotensi siklon tropis, tanggal 24-27 Februari 2022.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, Kamis 24 Februari 2022 terpantau adanya pola sirkulasi siklonik (pusaran angin) yang terbentuk di Laut Timor sebelah selatan NTT.
Beberapa kondisi atmosfer yang saat ini cukup mendukung dalam peningkatan sistem ini antara lain aktifnya fenomena gelombang atmosfer, yaitu; MJO (Madden Julian Oscilation) gelombang Kelvin serta gelombang ER (Equatorial Rosbby), dan di dukung dengan kondisi kelembaban udara yang signifikan di setiap lapisan atmosfer.
Berdasarkan data model prediksi BMKG menunjukkan, pergerakan sistem sirkulasinya menuju ke arah selatan hingga barat daya dan menjauhi wilayah Indonesia.
Potensi sistem sirkulasi tersebut untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam periode 24 jam ke depan masih berada dalam kategori rendah dan untuk 72 jam ke depan menunjukkan potensi semakin menguat, dapat menjadi siklon tropis.
