Selain itu, sambung Argo, anggota dan awak media yang bertugas melakukan peliputan bencana lebih memahami situasi bertugas sehingga mengurangi terjadinya resiko yang lebih besar.
Pelatihan ini diberikan langsung oleh instruktur ahli dari personel Polairud Barhakam Polri.
Baca juga: Ledakan Jeddah, MPR Imbau Konjen-RI Terus Komunikasi dengan WNI di Arab Saudi
Pelatihan pertama ini ada 25 awak media, 25 dari Divhumas, dibantu juga anggota Polair, semua ahli di perairan yang akan beri pelatihan dari Polair Mabes Polri.
"Dan hasil peliputan di lapangan oleh personel dan awak media yang telah mengikuti pelatihan akan mendapatkan hasil yang baik, faktual dan aktual sehingga lebih bermakna," papar Argo.
