Sementara itu, Sekrestaris BPBD, Ridwan Mubarun mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG Juanda dan Maritim dikarenakan informasi dari BMKG sangat akurat.

"Musim peralihan atau pancaroba yang sangat dikuatirkan kemungkinan pada November dan Desember yang dikarenakan sudah memasuki musim hujan lebat," katanya.

Ridwan Mubarun mengungkapkan, potensi rawan kejadian seperti pohon tumbang, atap rumah roboh, banjir genangan siap siaga apabila terjadi bencana.

"Maka dari itu kita menyediakan 7 posko terpadu posko dan 16 pos pantau yang sudah kita siapkan dengan perlengkapan dan peralatan tanggap bencana," urai Ridwan.

Masih kata Ridwan, seperti kepala sekolah untuk mengecek bangunan sekolah, kemudian dari dinas kesehatan terutama puskesmas untuk mengecek bangunan dan fasilitas kesehatan, ketika terjadi adanya kejadian di Surabaya langsung bisa menghubungi cal center 112.