Selain itu, masih terdapat shearline di wilayah Sulawesi Tenggara yang berdampak pada penumpukan massa udara basah di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kecepatan angin juga berada di lapisan 850 dan 700 mb sangat lembab berkisar 80-100 persen.

Baca Juga: Puluhan Kendaraan Terseret Arus Banjir Bandang

Syamsuddin juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kendari untuk terus waspada.

"Masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya Kota Kendari harus waspada. Apalagi daerah yang pernah terdampak banjir dan tanahnya mudah longsor dan daerah sekitar aliran sungai," katanya lagi. (C)