BOMBANA, TELISIK.ID - Setiap penghujung tahun, kawasan geografis Sulawesi Tenggara (Sultra) dilanda curah hujan dengan intensitas tinggi.

Akibatnya, bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan angin kencang kerap terjadi di berbagai titik, termasuk di Kabupaten Bombana.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Bombana, Muh. Yunus mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada saat musim penghujan menjelang pergantian tahun.

"Pergantian tahun seperti ini, curah hujan sangat tinggi. Jadi kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada guna menghindari korban jiwa dan kerugian yang berjatuhan," katanya, Selasa (1/12/2021).

Saat ini, terdapat 28 titik atau kawasan rawan bencana yang dideteksi oleh BPBD Kabupaten Bombana, diantaranya adalah untuk awan tanah longsor di Jalan Poros Teomokole-Tangkeno Kabaena, Jalan Poros Teomokole-Pongkalaero Kabaena Selatan, Jalan Poros Mualeno, Jalan Poros Tongkoseng dan Jalan Poros menuju Kecamatan Mataoleo.