KENDARI, TELISIK.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara memetakan 13 daerah dengan titik rawan bencana tertinggi di Sulawesi Tenggara.
Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin saja terjadi, terlebih memasuki musim hujan seperti saat ini.
Hasil pemetaan nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk perangkat desa di wilayah tersebut.
Analisis Kebijakan Ahli Muda, BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulsina Pedato menerangkan, titik-titik daerah rawan bencana di Sulawesi Tenggara berada di level Sedang-Tinggi.
Baca Juga: Rumpun Perempuan Sulawesi Tenggara Pastikan KPU Fasilitasi Kelompok Pemilih Rentan
