"Kalau memang harus berlayar, baik operator atau perusahaan yang mengoperasikan kapal, nakhoda dan kapal nelayan tradisional ataupun para pihak terkait, untuk memastikan kapal yang dioperasikan layak untuk keselamatan pelayaran dan nyawa manusia harus menjadi prioritas dibandingkan lainnya," terangnya, Sabtu (3/4/2021).
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kolaka (KPK) juga meminta agar pengusaha pelayaran maupun nelayan tradisional untuk senantiasa memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran di laut dan selalu mencari tahu update edaran terbaru prakiraan cuaca dari BMKG.
Hal ini menyusul adanya laporan yang diterima Kepala Basarnas Kendari mengenai hilangnya seorang nelayan dari Kolaka saat berlayar pada hari Jumat (2/4/2021) sore di Pulau Padamarang Kabupaten Kolaka. (B)
Reporter: Muh. Sabil
Editor: Haerani Hambali
