KENDARI, TELISIK.ID - Di tengah curah hujan yang tinggi, berbagai penyakit dan gangguan kesehatan seringkali muncul. Salah satunya adalah meningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum. Menurutnya, jumlah kasus sampai dengan 31 Desember 2021 tercatat 200 kasus positif DBD di Kota Kendari, Sultra.

Sebagai penentu kebijakan operasional di bidang kesehatan, Rahminingrum mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan kasus DBD.

Serangkaian upaya telah dilakukan oleh Puskesmas-Puskesmas demi memutus sebaran kasus DBD di Kota Kendari, mulai dari sosialisasi hingga pengasapan atau fogging di lingkungan terindikasi nyamuk Aedes Aegepty.

DBD merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Untuk melakukan identifikasi dengan cepat, wajib diketahui gejala demam berdarah pada anak secara umum.