1. Sifilis primer, terdapat luka kecil (chancre) yang tidak terasa sakit di tempat awal terjadinya infeksi.
2. Sifilis sekunder, muncul ruam di seluruh tubuh, yang bisa diikuti dengan rambut rontok, pegal-pegal, demam, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
3. Sifilis laten, terjadi jika sifilis tidak diobati dan tidak disertai gejala, tetapi bakteri sifilis tetap berada dalam tubuh.
4. Sifilis tersier, terjadi jika sifilis laten tidak ditangani dan merupakan komplikasi dari infeksi sifilis yang menyebabkan gangguan pada mata, tulang, persendian, hati, saraf, jantung, pembuluh darah, dan otak.
5. Neurosifilis, mengganggu fungsi otak dan sistem saraf, termasuk mata.
