"Sehingga nantinya akan berimbas pada kerusakan ekosistem, mengancam kesehatan manusia, dan menyebabkan kerugian ekonomi," ungkapnya, Jumat (22/9/2023).

Bahri katakan, beberapa faktor yang menyumbang risiko kebakaran hutan dan lahan yaitu deforestasi yang terus berlanjut, praktik-praktik pertanian dan perkebunan yang tidak tepat termasuk menggunakan api dalam membersihkan lahan.

Untuk itu Pemda Muna Barat berkoordinasi bersama forkopimda dan masyarakat untuk mengambil langkah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang ada di Muna Barat.

Langkah pencegahan itu berdasarkan arahan Kemendagri, yakni dengan melakukan beberapa langkah mitigasi yaitu mempersiapkan cadangan atau tandon air pada wilayah yang memiliki waduk dan di daerah persawahan, mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan, dan memerintahkan kepada camat untuk melaporkan titik wilayah yang mengalami kekeringan.

Selanjutnya langkah penanganan karhutla di Kabupaten Muna Barat, pemda akan membentuk tim karhutla, dan akan dibuatkan surat edaran terkait imbaun kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan di dalam surat edaran ketika sengaja melakukan pembakaran dapat dipidanakan.