Varian Deltacron  merupakan kombinasi dari Delta dan Omicron. Jenis ini telah ditemukan beredar di beberapa negara Eropa. Menurut WHO, varian baru COVID-19  ini telah terdeteksi di Prancis, Belanda, dan Denmark.

Studi yang dipublikasikan di situs penelitian MedRxiv menemukan dua infeksi yang melibatkan varian Deltacron berbeda yaitu kombinasi materi genetik yang ditemukan pada Delta dan Omicron.

Baca Juga: Ini 4 Cara Cegah dan Kurangi Efek Vaksin Booster

"Selama pandemi SARS-CoV-2, dua varian atau lebih telah beredar bersama selama periode waktu yang sama dan di wilayah geografis yang sama. Ini menciptakan peluang untuk rekombinasi antara dua varian ini," kata Philippe Colson dari IHU Mediterranee Infection di Marseille, Prancis, penulis utama studi tersebut, dikutip dari Times of India, Sabtu (12/3/2022).

Namun, para ahli mengatakan terlalu dini untuk mengkhawatirkan varian Deltacron. Namun, Maria van Kerkhove dari WHO mengimbau harus tetap waspada dengan serangan COVID-19 jenis baru ini.