“Target operasi adalah mewujudkan Kamtibmas yang kondusif dalam pelaksanaan ibadah Natal serta tahun Baru, terciptanya Kamseltibcarlantas demi menurunkan jumlah fatalitas korban kecelakaan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona,” kata Kapolda.

Sementara itu, Pemda Kota Kendari menyatakan bahwa untuk mencegah terjadinya kerumunan sejumlah tempat akan ditutup, di antaranya Jembatan Teluk Kendari.

Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan, Pemkot Kendari sudah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari terkait penutupan ini. Penutupan dilakukan karena para pedagang mulai berjualan di jembatan dan warga juga seringkali memarkir kendaraan di Jembatan Teluk Kendari.

Baca juga: Hari Ini, Tiga Pasien COVID-19 asal Muna dan Konawe Meninggal Dunia

Pemerintah khawatir, jika jembatan ini dibuka maka akan menimbulkan kerumunan dan bisa menyebabkan kluster baru penyebaran COVID-19.