Kepala Bidang Peternakan Kesehatan Hewan Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, Drh Arief Budi Prihatmanto menuturkan, saat ini Kolaka Timur sudah memasuki zona merah untuk penyebaran penyakit PMK.
"Terkonfirmasi awal 15 ekor sapi di Kecamatan Lambandia serta 5 ekor sapi di Kelurahan Raa-raa yang positif sesuai hasil tes PCR dan Elisa," ujarnya.
Ia menjelaskan untuk 20 ekor sapi yang terkonfirmasi awal terjangkit penyakit PMK itu sudah sembuh dan tidak ada kematian.
Saat ini terdapat kasus yang baru untuk penyakit PMK di Kolaka Timur, yakni di Desa Sabi-sabila Kecamatan Mowewe.
"Kemarin kita ambil sampel pada sapi yang menunjukkan gejala terjangkit PMK sebanyak 2 ekor sapi, dan periksa PCR positif," tambahnya.
