JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden RI Joko Widodo bersama wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin mengumpulkan para kepala daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) semua daerah di Indonesia, Senin (17/5/2021).

Dalam pertemuan itu presiden mengingatkan para kepala daerah untuk waspada dan berhati-hati terhadap potensi munculnya jumlah kasus baru penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Apalagi data warga yang mudik lebaran 1442 Hijriah sejak tanggal 6-17 Mei tercatat sekira 1,5 juta orang atau 1,1 persen. Jumlah ini jauh berkurang sebelum adanya sosialisasi larangan mudik dan penyekatan perbatasan, sebesar 7 persen atau sekira 19 juta pemudik.

"Kita berharap, meskipun saya melihat kemarin di tempat wisata juga ramai, mudik tadi saya sampaikan 1,5 juta kita berharap kasus aktifnya tidak, kita tidak ingin sebesar pada tahun-tahun yang lalu, karena apa? Sudah terjadi penurunan kasus aktif dari puncak kasus aktif yaitu diawal Februari, di 5 Februari puncaknya di situ, kasus aktif ada 176 ribu, tapi sekarang kasus aktif sudah turun menjadi 90.800 turun 48 persen, ini yang harus terus kita tekan agar semakin turun," ungkap presiden, saat memberikan pengarahan pada para kepala daerah se Indonesia, Senin (17/5/2021), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Penyebaran COVID-19 gelombang kedua dan ketiga yang terjadi di negara tetangga Indonesia, seperti Malaysia dan Singapura juga menjadi perhatian presiden.