KENDARI, TELISIK. ID - Analisis dinamika atmosfer, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) dalam peringatan dini cuaca ekstrem 12-18 Januari 2020, menunjukkan MJO masih berada di wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Timur, yang mendukung peningkatan konsentrasi curah hujan.

Baca Juga: Dihelat Februari, Kemenkum HAM Belum Tentukan Lokasi Seleksi CASN

Hal itu berkontribusi signifikan pada pembentukan pola siklonik dan pertemuan angin yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara pada Januari 2020.

Selain itu, potensi ketinggian gelombang laut di wilayah Indonesia bisa mencapai lebih dari 2.5 meter. Kondisi ini dapat terjadi di beberapa wilayah perairan Sulawesi Tenggara.