KENDARI, TELISIK.ID - Orang dewasa yang masih muda atau masih jauh memasuki usia 60 tahun, jika ia menjalani pola hidup yang kurang gerak berisiko mengalami stroke lebih tinggi.
Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang terbit pada jurnal Stroke. Dimana, pola hidup kurang gerak ini dialami seseorang jika hidupnya lebih lama dnegan komputer atau menonton TV.
Melansir dari Medical Xpress, menurut statistik American Heart Association, orang dewasa Amerika Serikat menghabiskan rata-rata 10,5 jam sehari terhubung ke media seperti smartphone, komputer atau menonton televisi.
Orang dewasa berusia 50 hingga 64 menghabiskan waktu paling banyak dari semua kelompok usia yang terhubung ke media.
Data juga menunjukkan bahwa kematian terkait stroke menurun pada tahun 2010 di antara orang dewasa 65 tahun ke atas. Namun, kematian akibat stroke tampaknya meningkat di antara orang dewasa yang lebih muda, usia 35 hingga 64 tahun.
