MUNA, TELISIK.ID - Pembangunan water front city di kawasan pelelangan ikan Pasar Sentral Laino Raha kembali dilanjutkan.

Untuk menuntaskan proyek yang dikerjakan PT Fraya Putri Appang tahun 2018 lalu, Pemkab Muna mengalokasikan anggaran sebesar Rp 600 juta yang bersumber dari refocusing tahap tiga. Pekerjaan penataan kawasan pun dikebut.

"Ditarget rampung di bulan Desember," kata Syahrun, Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Muna.

Baca juga: 140 Mahasiswa Dipastikan Gugur Seleksi Penerimaan Beasiswa

Proyek yang dikerjakan tahun 2018 lalu itu terhenti dikarenakan kontraktor tidak mampu menyelesaikan hingga batas waktu kontrak. Progres pekerjaan terakhir pun hanya 80 persen. Perusahaan di-black list dan dikenakan denda akibat keterlambatan penyelesaian.