Dilansir dari Tempo.co, WHO juga memperingatkan masyarakat yang dekat dengan tempat pembuangan sampah yang dikelola dengan buruk. Mereka juga dapat terpengaruh melalui udara yang terkontaminasi dari pembakaran sampah, kualitas air yang buruk, atau hama pembawa penyakit.
“Risiko terbesar bagi masyarakat terutama polusi udara akibat pembakaran sampah medis dapat memicu karsinogen,” ujar Montgomery.
Baca Juga: Di Negara Ini Ada Kontes Kentut Mencari yang Paling Merdu, Hadiahnya Jutaan
Laporan tersebut menyerukan reformasi dan investasi termasuk melalui pengurangan penggunaan kemasan yang menyebabkan tumpukan plastik dan bahan yang dapat didaur ulang. (C)
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
