Namun sayang, untuk para pengunjung yang datang ke tempat ini harus ekstra berhati-hati dikarenakan jalan yang harus dilalui merupakan tanah lembab yang sewaktu-waktu bisa membuat pengendara celaka. Hal ini sejalan dengan curahan salah satu warga setempat
"Kami memerlukan prasarana jalan agar bagus dan diaspal. Sudah lama semenjak kami lahir di sini hanya ada pengerasan, tapi belum juga diaspal," kata Pak Iramu salah satu warga Dusun kangka, Sabtu (10/7/2021).
Ketika pengunjung datang ke dusun ini sesekali dapat melihat para warga yang sedang mengeringkan buah kenari. Para petani yang ada di Dusun Kangka masih menggunakan metode tradisional dalam menggolah perkebunannya.
Mayoritas warga yang ada di Dusun Kangka ini bermata pencaharian sebagai seorang petani. Biasanya para penduduk akan menanam sayur, ubi, kangkung, atau pupuk.
"Dusun ini memiliki 10 rumah saja yang kebanyakan terdiri dari rumah panggung. Sedikit rumah namun kita nyaman dan aman. Kita tumbuh dan lahir di sini, induk desa ada di Wungka yang harus dilewati beberapa kilometer dari naik gunung hingga turun gunung lagi," ungkapnya lagi.
