Pantai Potura ini sangat menjanjikan, sebab selain pemandangannya yang indah, di sekitar pantai juga dihiasi sejumlah tanaman bunga-bungaan dan pepohonan seperti pinus. Jajaran pohon pinus ini memberi nuansa keteduhan serta keasrian. Tak kalah menariknya adalah suara ribuan kelelawar yang bergantungan di pohon pinus yang jumlahnya ribuan. Diperkirakan ribuan kelelawar ini sudah tinggal sejak puluhan tahun lamanya di pepohonan di pantai tersebut.
Hal lain yang unik dari kawanan kelelawar ini, jenisnya sama dengan jenis kelelawar chapin's yang biasanya hidup di hutan Afrika Tengah. Kelelawar ini mempunyai rambut, atau bulu dan mengeluarkan bau aneh.
"Takut juga orang usir, karena memang dasarnya tidak mengganggu tanaman masyarakat, kemudian mereka (kelelawar) itu hanya berdiam diri," kata Muhammad Suardi, salah satu tokoh pemuda di lingkungan Pantai Potura.
Uniknya lagi, kita dapat melihat hewan ini terbang di siang hari.
"Dulunya tidak begini, hanya pantai yang ditumbuhi pepohonan biasa. Beberapa tahun yang lalu, kami juga tidak tahu persisnya, mereka datang dan menghuni pantai ini sampai sekarang," kata Suardi.
