Salah satu pengeluaran berasal dari biaya sewa tempat di Pelabuhan Nusantara yang dinilai cukup tinggi. Kondisi tersebut turut memengaruhi besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalankan operasional kapal.

Selain itu, persoalan teknis seperti gangguan mesin juga menjadi bagian yang harus diperhatikan pengelola selama kapal beroperasi.

Perawatan dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi kapal tetap layak digunakan. Salah satu perawatan utama adalah dock atau proses perawatan kapal di galangan.

“Biaya perawatan itu pastinya biaya dock. Ini sekarang sudah mau naik dock dan biayanya lumayan besar, kurang lebih sekitar Rp 50 jutaan satu kali dock,” jelasnya.

Kehadiran Kapal Pinisi Kendari menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati Teluk Kendari melalui perjalanan laut. Selain menawarkan open trip dan private trip, kapal tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kapal Pinisi sebagai warisan budaya Indonesia.