Baca Juga: Pesona Wisata Nirwana Buton Resort di Kota Baubau
Demi menjaga keasrian pantai tersebut, dengan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, maka bersama YPL, Balai Taman Nasonal yang diketahui oleh Pemda dan desa, memberlakukan hukum adat di wilayah tersebut.
“Dulu mobil bisa jalan ke sana karena jalannya rata, hanya karena adanya aktivitas masyarakat dengan pengambilan pasir material bangunan yang diangkut melalui viar atau mobil, maka atas kebijakan desa, akhirnya jalannya ditutup untuk mobil dan hanya motor saja ,” ungkap Laode Bharul, Kepala Desa Kabita.
Kemudian kebijakan desa lainnya adalah berinisiatif menciptakan tenaga-tenaga penjaga pantai. Ada yang menjaga pantai di bagian wilayah A'o Wolio yang dibiayai oleh desa. Dengan harapan tumbuhnya kesadaran kepedulian masyarakat atas kebijakan desa,” tutupnya. (B)
Reporter: Boy Candra Ferniwan
