WAKATOBI, TELISIK.ID - Tadu Sangia Fatu Kolo salah satu objek wisata alam kebanggaan masyarakat Desa Dete, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Objek wisata alam yang terletak di luar desa ini, selain terlihat indah dan memesona rupanya tempat wisata ini banyak dikeramatkan oleh masyarakat sebab meninggalkan cerita tragis akan seorang putri bernama Wa Suta.
Tadu Sangia Fatu Kolo sendiri memiliki makna Tadu yang artinya Tanjung, Sangia yang artinya tempat yang dikeramatkan, dan Fatu Kolo artinya beberapa batu yang berbentuk seperti batu yang saling usung antara batu satu dengan batu lainnya.
Tanjung ini sendiri memiliki panjang 300 meter. Masuk ke dalamnya, pengunjung akan disuguhkan dengan keindahan laut Bebas.
"Tampilan tempat ini semakin indah ketika senja. Bentuk stalagmit di bawah tempat ini beragam, ada yang besar memanjang, ada pula yang menggantung," ungkap Adi, salah satu pengunjung
