Tepat di lokasi Tadu Sangia Fatu Kolo, juga terdapat Batu yang berada di laut. Konon menurut cerita warga setempat, lokasi tersebut dijadikan tempat ritual nenek moyang tempo dulu yang dinamakan Tadu Sangia Fatu Kolo sehingga di sekitar tempat tersebut dikeramatkan.

Suatu ketika ada sekelompok anggota karang taruna yang berkemah di wisata Tadu Sangia dan diperingatkan oleh masyarakat setempat untuk tidak mengunjungi area tersebut.

"Jangan main-main di area tersebut karena akan menggangu nenek dan kakek yang lagi menyirih. Apalagi untuk buang air kecil sebaiknya jangan," mata Muwardin, salah seorang warga setempat.

Wisata Tadu Sangia Fatu Kolo di Desa Dete, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi. Foto: Ist.

 

Selain menyimpan cerita-cerita mistis, menariknya lagi di bawah Tadu Sangia Fatu Kolo konon katanya terdapat peninggalan anting-anting (Nali bahasa Tomia) seorang putri bernama Wa suta.