Ibunya yang merasa khawatir karena menjelang malam putrinya belum kembali, kemudian bergegas menyusul Wa Suta. Ketika sampai, ia memanggil nama putrinya itu. Namun sia-sia karena Wa Suta tidak ditemukan dan tidak muncul ke permukaan.
Karena saat itu hujan selama 2 hari maka pencarian dilanjutkan keesokan harinya, namun tidak juga menemukan Wa Suta. Hanya saja ibunya melihat ada sebuah batu yang menyerupai anting-anting putrinya.
Dari legenda tersebut, masyarakat percaya bahwa sebelah anting Wa Suta terdapat di Pulau Lentea dan ujungnya lagi terdapat di Tadu Sangia Fatu Kolo. (A)
Reporter: Boy Candra Ferniawan
Editor: Fitrah Nugraha
