Prof. Petteri Taalas menyebut, dalam setahun terakhir ini telah terjadi kelanjutan dari peristiwa ekstrem yang berhubungan dengan air. Di seluruh Asia, curah hujan yang ekstrem menyebabkan banjir besar di Jepang, China, Indonesia, Nepal, Pakistan, dan India.

Baca Juga: 5 Fakta Kematian Bos Kripto Tinggalkan Harta Segudang

"Jutaan orang mengungsi, dan ratusan tewas, bukan hanya di negara berkembang, banjir telah menyebabkan gangguan besar. Bencana banjir di Eropa menyebabkan ratusan kematian dan kerusakan yang meluas,” katanya dikutip dari Public.wmo.int.

75 negara melaporkan tingkat efisiensi air di bawah rata-rata, termasuk 10 negara dengan tingkat yang sangat rendah. Tingkat kemajuan saat ini perlu empat kali lipat untuk mencapai target global pada tahun 2030.

Laporan tersebut membuat rekomendasi strategis bagi pembuat kebijakan untuk meningkatkan implementasi dan efektivitas layanan iklim untuk air di seluruh dunia. (C)