Sebelum dilakukan perluasan, kata Heroe, juga perlu menyiapkan masyarakat dengan memberikan sosialisasi. "Termasuk memberitahukan cara kerja nyamuk berwolbachia bahwa nyamuk tersebut tidak berbahaya," katanya.
Baca juga: 8 Hari Pasca Banjir Konawe, Masih Terdapat Genangan Air Hingga 2,3 Meter
Heroe mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan memelihara ember yang dipakai untuk perkembangbiakan nyamuk berwolbachia. "Karena ini adalah salah satu kuncinya, di mana nyamuk itu nanti bisa berkembang pesat," terangnya.
Peneliti World Mosquito Program, Riris Andono Ahmad, menjelaskan, saat ini WMP telah masuk pada tahun akhir proses penelitian.
Pada fase ini WMP Yogyakarta telah mendapatkan hasil dari intervensi di wilayah eksperimental yang menunjukkan pengurangan kasus dengue 79 persen di banding di wilayah pembanding.
