Tak hanya Fadli Zon, mantan Sekretaris Kabinet (SesKab) pada Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Dipo Alam ikut menyinggung masalah ini diakun twitternya @dipoalam49. Pada tweet itu, bawahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meminta Presiden Joko Widodo, pihak kepolisian hingga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk merespon masalah tersebut.
"Wah, kalau berita ini benar, polisi, @jokowi @DPR_RI @kemendagri @KementerianESDM @KPK_RI @Kemenperin_RI dan lainnya perlu periksa apa yang terjadi sebenarnya di Sultra??," tulis Dipo Alam.
Diketahui, TKA China yang memalsukan KTP di Konawe Utara menjadi pemodal di Perusahaan Bumi Konawe Abadi. Selain itu, dia juga menjadi pemilik di PT Cahaya Mandiri Perkasa Konawe Utara yang fokus menangani soal kadar nikel di wilayah itu.
Reporter: Rahmat Tunny
Editor: Sumarlin
