Meski majikan tersebut belum pernah bepergian ke China, akan tetapi sang majikan dilaporkan bekerja di sebuah toko obat-obatan China bernama Yong Thai Hang di Jalan Cavan nomor 24. Para pelanggannya sebagian besar adalah para pelancong asal Negeri Tirai Bambu.
TKI itu mengalami radang tenggorokan dan demam pada 29 Januari. Dia lantas pergi memeriksakan diri ke dokter umum di sebuah klinik pada hari yang sama.
Karena tidak membaik, sehari kemudian dia pergi ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Tan Tock Seng dan disarankan melakukan pindai sinar-x. Dari hasil rontgen dia dibolehkan pulang karena tidak didiagnosa mengalami pneumonia.
TKI tersebut lantas memutuskan istirahat di rumah sejak 31 Januari sampai 2 Februari. Karena tidak juga membaik, dia lantas pergi ke Rumah Sakit Umum Singapura.
Saat itu dokter lantas menyatakan dia mengalami gejala pneumonia dan mengidap virus corona (2019-nCov). Dokter lantas memerintahkan dia untuk diisolasi.
