Husima berharap semua peserta workshop dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan tuntas. Dapat meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah, teruma bagi pejabat pengelola kepegawaian  dalam menganalisis beban kerja, dan menghitung jumlah pegawai yang dibutuhkan pada unit kerja masing-masing.

La Ode Husima mengingatkan, bahwa harus mampu meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi di lingkungan Pemkab Butur. Meningkatkan pelayanan publik sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat demi terwujudnya ASN Pemkab Butur yang berakhlak.

"Maksudnya berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif," katanya.

Dia berharap dengan terselenggaranya workshop ini, dokumen analisis jabatan, analisis beban kerja, evaluasi jabatan dan peta jabatan lingkup Pemkab Butur dapat segera ditetapkan dengan peraturan bupati. Sebagai pedoman penataan birokrasi, khususnya di bidang kelembagaan dan kepegawaian.

Baca Juga: Gempa Susulan Kembali Terjadi di Manggarai, warga Waspadai Tsunami dan Longsor